Hari ini Amir dan keluarga menikmati ikan masak kari yang memang menjadi favoritnya.
Amir pantang melihat makanan yang disukainya. Pasti akan dimakannya dengan gelojoh.
Kali ini sama seperti sebelumnya, gelojoh. Tiba-tiba Amir memegang lehernya.Ibunya melihat seperti dia tercekik sesuatu. Ibunya panik. Tidak tahu apa yang harus dilakukan.
Beberapa saat, Amir tidak sadarkan diri. Ibunya bertambah panik. Masih lagi tidak melakukan apa-apa.
Bagaimana jika hal ini terjadi pada Anda. Keluarga Anda. Memang setiap orang akan panik cuma yang membedakan jika seseorang mampu mengontrol panik tersebut dan tahu apa yang dilakukan jika mengalami situasi tersebut. Karena itu pentingnya untuk kita belajar bagaimana menangani hal-hal darurat seperti ini.
Hal ini bisa terjadi pada siapa saja dan di mana saja. Cuma kali ini saya memberikan contoh di rumah dan juga kepada orang tua untuk menangani anak mereka jika mereka mengalami situasi tersebut. Saya fokuskan kepada anak-anak karena mereka lebih cenderung untuk mengalami kecelakaan di rumah.
Konsep perawatan darurat bukan berarti Anda bisa lakukan sendiri tanpa bantuan.Tetapi ia adalah alternatif yang bisa Anda lakukan sambil menunggu bantuan darurat. Tidaklah anda panik dan tidak melakukan apa-apa. Setidaknya Anda melakukan sesuatu.
Antara jenis-jenis darurat adalah seperti terjatuh, tercekik, kebakaran atau luka bakar, lemas dan juga keracunan.
Pertama apa yang Anda harus lakukan adalah tenang. Tarik nafas dan hembus, pikirkan apa yang Anda telah pelajari dan mulai melakukannya.
1. Jika anak Anda terjatuh.
Bila anak Anda terjatuh, Anda mungkin melihat bagian tubuh yang terhentak tersebut mengalami bengkak dan kemerahan. Ambil paket es dan tempatkan di bagian yang mengalami bengkak tersebut. Perhatikan anak Anda dengan seksama selama 24 jam setelah terjatuh atau ketika kepalanya terbentur untuk mengidentifikasi perubahan tingkah laku.
Jika anak Anda tidak bisa menggerakkan bagian yang terluka, gunakan bahan keras dan kuat seperti kayu atau surat-kabar yang sudah digulung rapi untuk membuat anduh.
2. Jika anak Anda tercekik.
Ada beberapa teknik untuk menangani masalah tercekik makanan. Jika anak Anda masih kecil sekitar berumur satu sampai dua tahun, pangku anak pada lengan Anda.Pastikan kepala anak menghadap ke bawah. Kemudian tepuk di bagian belakang di antara tulang belikat. Disebabkan anak Anda masih kecil, jangan tepuk belakang dengan terlalu kuat.
Teknik yang sama digunakan jika anak Anda besar sedikit sekitar berumur 3 sampai 4 tahun. Tempatkan anak Anda pada paha dengan kepala menghadap ke bawah.Seperti meniarap atau dengan cara lain tundukkan mereka. Kemudian tepuk bagian belakang di antara tulang belikat.
Jika tepukan tidak berhasil untuk anak yang sudah besar, gunakan gaya abdomen (Heimlich Maneuvre). Lakukan seperti yang ditampilkan dalam video di bawah.
Ulang sehingga bahan yang menyebabkan anak Anda tercekik keluar. Jika anak Anda tidak sadarkan diri, kali ini Anda harus melakukan bantuan pernapasan (CPR).
3. Jika terkena air panas dan menyebabkan luka bakar ringan.
Apa yang harus Anda lakukan adalah dengan mengambil air dingin dan tuangkan pada bagian yang luka bakar. Pastikan pakaian yang dipakai dilepas NAMUN jangan lepaskan pakaian atau apa saja yang melekat dikulit. Ia sangat menyakitkan!
Setelah itu, tutup bagian yang terbakar dengan kain yang bersih, ringan dan tidak berbulu. Kita tidak ingin luka tersebut terkena dan menyebabkan infeksi masuk ke dalam tubuh selanjutnya membuat kondisi bertambah buruk.
4. Kebakaran atau luka bakar yang serius.
Dalam kondisi ini Anda harus mendapatkan bantuan darurat atau ambulans. Dalam waktu tersebut, baringkan anak Anda dan tutup bagian terbakar dengan handuk yang telah direndam dengan air dingin untuk menghentikan proses kebakaran.
Tidak perlu letakkan es bagian yang terbakar, ia bisa menyebabkan jaringan tersebut menjadi rusak. Setelah beberapa saat, alihkan handuk basah tersebut dan tutup bagian yang terbakar dengan kain yang kering dan bersih.
Saat menunggu kedatangan ambulans. Lakukan apa yang harus seperti memeriksa tingkat pernapasan dan nadi setiap 10 menit.
5. Bila terkena genjatan listrik.
Tidak banyak yang bisa Anda lakukan. Tutup aliran listrik segera dan terus minta bantuan ambulans.
6. Lemas ketika di kamar mandi.
Jika Anda lihat anak Anda tidak sadarkan diri, telepon ambulans dan lakukan bantuan pernapasan (CPR).
7. Bila kulit terkena bahan kimia.
Curahkan bagian yang terkena bahan kimia tersebut dengan air yang banyak.
8. Jika tertelan racun atau obat.
Periksa pernapasan anak Anda. Anda harus bawa berobat ke dokter karena jika mereka tertelan racun maupun obat, ia akan mengganggu sistem dalam tubuh anak Anda. Dan ia bisa memberikan efek samping yang mungkin membahayakan anak Anda.
Bagaimana Untuk Melakukan Bantuan Pernafasan (CPR / Cardiopulmonary Resuscitation)
Bila Anda mengalami situasi ini dalam apa-apa jenis kecelakaan. Anda harus lakukan bantuan pernapasan.
  1. Bila tidak reaksi dan juga tidak bernafas.
  2. Bernafas tetapi nampak sangat sulit untuk bernafas.
  3. Bibir, jari-jari atau kulit menjadi biru.
  4. Air liur meleleh atau kesulitan menelan sambil bernafas.
  5. Terlalu pucat.
Dasarnya:
  1. Pastikan tidak bahaya terdekat.
  2. Telepon ambulans.
  3. Gerakkan korban untuk melihat reaksi, jika tidak reaksi;
  4. Periksa saluran pernafasan, rasa apakah korban bernafas atau tidak.
  5. Periksa denyut nadi korban.
  6. Jika tidak, mulai teknik bantuan pernapasan.
  7. Beri pernapasan melalui alat pernapasan atau mulut.
  8. Tekan dada dengan menggunakan telapak tangan. Jika bayi menggunakan jari.
  9. Lakukan tekan dada sebanyak 30 kali diselingi dengan pernapasan mulut.
  10. Lakukan selama yang bisa.
Pentingnya lemari darurat
Setiap rumah seharusnya memiliki setidaknya satu lemari darurat agar saat ada kecedaraan ringan maupun berat, lemari darurat dapat digunakan.
Pastikan juga lemari darurat tersebut lengkap dengan alat-alat yang diperlukan. Di dalam lemari darurat harus mengandung buku panduan untuk menggunakannya.Pastikan Anda baca, paham dan tahu cara menggunakannya.
Disebabkan di dalam lemari darurat tersebut memiliki banyak obat-obat yang membahayakan, pastikan ia disimpan di tempat yang tidak bisa dicapai oleh anak-anak.
Banyak persoalan di dalam pikiran Anda? Luahkannya di bagian komentar di bawah.Kami akan sekuat-upaya untuk menjawab persoalan Anda.