Selandia baru kembali di soroti dengan pengadaan perumahan rakyat saat berdebat di parlemen, perdebatan itu saat dikutip dari partai buruh menunjukan harga perumahan rakyat di Selandia Baru lebih tinggi daripada di negara maju, angka kenaikan harga perumahan rakyat di Selandia Baru disusun oleh Federal Reserve di Dallas yang menunjukan bahwa harga property resedensial di Selandia Baru tumbuh lebih dari 10 persen di kuartal tiga pada tahun 2015 lalu.

Perumahan Rakyat di Selandia Baru  Photo / Doug Sherring
Kenaikan tersebut rata-rata adalah 3,8 persen lebih tinggi dari 23 negara maju lainnya, juru bicara yang mengurusi perumahan rakyat di Selandia Baru "Phill Twyford" mengatakan "semua pemberitaan tersebut adalah aib" selama perdebatan di parlemen ia juga mengutip tentang Indeks Perumahan Terjangkau yang menunjukan bahwa perumahan rakyat pertama di Auckland menjadi kurang terjangkau untuk rakyat dibawah standar harga perumahan rakyat yang terjangkau.

Rata-rata rakyat membeli rumah harus menghabiskan 47,9 persen dari pendapatan mereka pada hipotek Mr Twyford mengatakan "ini sekarang mengambil hampir setengah pendapatan dari pembeli dan pembeli lebih memilih rumah dengan harga yang lebih rendah di Auckland." Namun menteri perumahan Nick Smith membela catatan pemerintah pada perumahan mengatakan bahwa keseluruhannya perumahan rakyat masih bisa jangkau secara mortgage-to-income.

Dalam kenyataan AMP 360 menunjukan bahwa rata-rata rakyat setiap individu menghabiskan 86,9 persen dari pendapatan mereka pada hipotek di Auckland, angka ini menunjukan penurunan dari 101,7 persen pada akhir 2007 ketika partai buruh berkuasa.

Dr Smith mengatakan "Upaya untuk meningkatkan pasokan perumahan dan suku bunga harus menyentuh rekor terendah untuk membantu Selandia Baru memastikan untuk membangun perumahan yang terjangkau. [yus]